Medan - Innalillahi wainnailaihi raajiuun, putra terbaik Provinsi Sumatera Utara mantan Kejatisu Bapak Chairuman Harahap telah berpulang kerahmatullah Hari ini, tanggal 18 September 2024, kurang lebih pukul 03.00 WIB.Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala melapangkan kuburnya, memudahkan hisabnya, mengampuni segala dosanya, serta menerima amal shalihnya. Aamiin ya Robbal 'aalamiin. Meninggalnya mantan Politisi Parrai Golkar tersebut dikerahui dari berbagai jaringan media sosial, group WA dan lainnya.
Menurut rencana jenazah alm diberangkatkan dari jakarta sekira pukul 13.00 wib untuk dimakamkan di kampung halaman beliau di Gunungtua Kabupaten Padanglawas Utara, Sumatera Utara.
Mohon untuk berkenan memaafkan apabila ada kesalahan beliau semasa hidupnya, dan mendoakan semoga beliau rahimahulullah ta'ala husnul khotimah.
Profil Chairuman Harahap
Tempat & Tanggal LahirGunungtua, Sumatera Utara, 10 Oktober 1947
KarirAnggota DPR RI Fraksi Golkar (2009 - 2014)Detail TokohDr. H. Chairuman Harahap, S.H., M.H. politisi Golkar yang pernah menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR RI. Ia menjadi anggota legislatif mewakili Fraksi Golkar pada pemilu legislatif 2009 yang lalu lewat dapil Sumut I dengan perolehan 70.414 suara. Ketika duduk di Komisi II, ia pernah ditunjuk menjadi Ketua Panitia Kerja (Panja) Mafia Pemilu DPR RI yang membuatnya berhadapan dengan mantan anggota KPU, Andi Nurpati.Ia menghabiskan masa kecil hingga remajanya di kota Medan. Baru ketika melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, ia hijrah ke Bandung dan masuk Fakultas Hukum Universitas Padjajaran. Lulus dari sana, ia langsung mengambil program Pascasarjana di universitas yang sama di Jurusan Pidana.
Ia pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis Riau yang ia jabat pada 1991, Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Maluku pada tahun 1993, Kepala Pusat Operasi Intelejen (Kapusopsin) Kejagung tahun 1999, hingga Staf Ahli Jaksa Agung pada tahun 2000.
Saat menjabat sebagai Ketua Komisi II, Chairuman ditunjuk sebagai Ketua Panja Mafia Pemilu pada Juli 2011. Ia dikenal sebagai sosok yang keras dan sangat tegas sehingga sempat terlibat perdebatan sengit dengan mantan anggota KPU, Andi Nurpati yang saat itu diperiksa sebagai saksi kasus mafia pemilu. Bahkan, pemeriksaan yang berjalan alot dan sangat lama tersebut berujung pada ancaman Andi yang hendak melaporkan Chairuman ke Mabes Polri dan Badan Kehormatan.red